Dispar Kukar Dukung Pelestarian Budaya Lokal Lewat Pagelaran Wayang Kulit di HUT Desa Bukit Raya ke-45

img

(Plt.Kadispar Kukar Arianto saat menghadiri pagelaran wayang kulit HUT Desa Bukit Raya ke-45/pic:ist)

POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR: Semarak budaya tradisional mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Desa Bukit Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang. Acara yang digelar Selasa malam (17/06/2025), tersebut dimeriahkan dengan pagelaran wayang kulit yang menjadi daya tarik utama masyarakat setempat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Arianto, hadir mewakili Wakil Bupati Kukar dalam acara tersebut.

Ia menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh dari pemerintah daerah terhadap kegiatan budaya yang diinisiasi oleh pemerintah desa.

“Kami hadir mewakili Wakil Bupati Kutai Kartanegara. Kegiatan ini sudah dibicarakan cukup lama, dan kami sangat mendukung karena acara seperti ini merupakan bentuk nyata pelestarian budaya lokal,” ujar Arianto saat dikonfirmasi Poskotakaltimnews Rabu (18/06/2025).

Menurut Arianto, pelestarian budaya, baik yang merupakan warisan asli Kutai maupun budaya yang dibawa oleh warga pendatang, harus terus dilakukan dan diturunkan kepada generasi muda.

Ia menekankan bahwa nilai-nilai budaya lokal memiliki peran penting dalam memperkuat identitas dan kebersamaan masyarakat desa.

“Kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi momen peringatan berdirinya desa, tapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan dan kebersamaan antarwarga. Ini harus dijaga dan terus dilestarikan,” tambahnya.

Selain sebagai ajang hiburan, penyelenggaraan HUT desa menurut Arianto juga menjadi momentum refleksi atas perjalanan dan pencapaian desa selama bertahun-tahun.

Arianto juga mengungkapkan pemerintah desa Bukit Raya patut diberi apresiasi karena telah menghidupkan budaya dan semangat gotong royong melalui acara tersebut.

Dirinya juga menambahkan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Dinas Pariwisata berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan berbasis budaya di desa-desa, terutama yang berkontribusi pada pelestarian nilai-nilai lokal dan pembangunan sektor pariwisata berbasis komunitas. (Adv/Tan)